Selasa, 19 Juni 2012

PROPOSAL PTK


Kerangka Proposal PTK

Oleh : Ahmad Sarjita


Peningkatan Kemampuan Mengalikan Pecahan dengan menggunakan Teknik STAD Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber Tahun Ajaran 2012 – 2013

BAB I
PENDAHULUAN

1.    Latar Belakang Masalah

Rendahnya nilai ulangan formatif pada Standar Kompetensi 5. Bilangan (Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah) KD5.4 Melakukan operasi hitung yang melibatkan berbagai bentuk pecahan

Hasil pengamatan pekerjaan siswa menunjukkan bahwa materi perkalian pecahan belum dikuasai siswa dengan bukti banyaknya siswa yang tidak dapat menyelesaikan soal perkalian pecahan.

Pembelajaran yang selama ini dilakukan masih banyak ceramah, kesempatan siswa untuk mencoba menyelesaikan soal bersama teman dalam kelompok tidak terjadi.

Rendahnya kemampuan mengalikan pecahan akan berdampak pada rendahnya pencapaian KKM, karena  menguasai operasi hitung pecahan terutama pada SK Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah,  meberikan kontribusi besar pada tercapainya KKM. Oleh sebab itu  kemampuan mengalikan pecahan ini menjadi penting untuk ditingkatkan.

Perlunya upaya untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui berbagi kegiatan. Menentukan teknik untuk meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan.

Beberapa alasan penerapan STAD untuk meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan ; 1) teknik baru untuk pembelajaran matematika; 2) tidak membosankan; 3) banyak aktifitas yang melibatkan siswa; 4) siswa  berkomunikasi untuk melakukan konfirmasi.

2.    Identifikasi Masalah
·          Kemampuan mengalikan pecahan masih rendah
·          KBM belum membuat siswa aktif
·          Diperlukan teknik untuk memperbaiki pembelajaran agar kemampuan siswa dalam mengalikan pecahan meningkat

3.    Cakupan Masalah
·          Ruang lingkup masalah ini adalah peningkatan kemampuan mengalikan pecahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber tahun ajaran 2012 – 2013.

4.    Rumusan Masalah
·          Apakah Teknik STAD dapat meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber tahun ajaran 2012 –    2013 ?
·          Seberapa besar peningkatan kemampuan mengalikan pecahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber Tahun ajaran 2012 – 2013 setelah diterapkan teknik STAD ?

5.    Tujuan Penelitian
·          Meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber  Tahun Ajaran 2012 – 2013.

6.    Manfaat Penelitian
·          Secara teoretis
Penelitian ini menjadi alternatif pembelajaran yang dapat memperbaiki proses pembelajaran.
Dapat  menjadi salah satu rujukan bagi para peneliti berikutnya.
·          Secara Praktis
Bagi guru dapat meningkatkan ketrampilan mengajar dengan teknik STAD.
Bagi siswa dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan.


BAB II
KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA TEORETIS, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS TINDAKAN

1.    Kajian Pustaka
1.1 Penelitian Sebelumnya
Peningkatan Kemampuan Mengalikan dan Membagi Berbagai Bentuk Pecahan dengan Model Kooperatif STAD pada Kelas V SD Negeri Banyuadem Srumbung Magelang Tahun Pelajaran 2010/2011. Oleh Zamroni

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menghitung perkalian dan pembagian berbagai bentuk pecahan pada pembelajaran kelas V SD Negeri Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang

1.2 Penelitian Sejenis

1.3 Penelitiab Sejenis

2.    Kerangka Teoretis
2.1 Pengertian Kemampuan
2.2 Ciri – ciri meningkatnya kemampuan
2.3 Cara meningkatkan kemampuan
2.4 Pengertian Pecahan
2.5 Ciri – ciri bilangan pecah
2.6 Cara mengalikan bilangan pecah
2.7 Pengertian Students Teams Achievement Division (STAD)
2.8 Karakteristik STAD
2.9 Langkah – langkah menggunakan STAD dalam pembelajaran
2.10      Penggunaan STAD untuk meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan

3.    Kerangka Berfikir
Teknik STAD adalah salah satu teknik pembelajaran kolaboratif yang berpusat pada siswa.  peningkatan aktivitas siswa, menekankan kerjasama teman dalam kelompok.
Dengan kegiatan tersebut siswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, sehingga pemahaman terhadap materi perkalian pecahan menjadi lebih baik. Dengan pemahaman yg baik diharapkan hasil belajar  meningkat.
        Adanya kegiatan eksplorasi melalui aktivitas langsung mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran dan kegiatan memahami kosep secara berkelompok menjadi alasan mengapa STAD  dapat meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan pada siswa kelas VI SD  Negeri 1 Kalibeber Tahun 2012 - 2013

4.    Hipotesis Tindakan
Penggunaan STAD dalam operasi hitung perkalian dapat meningkatkan kemampuan mengalikan pecahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber Tahun 2012 – 2013.

BAB III
METODOLOGI TINDAKAN

1.    Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Rancangan penelitian tindakan kelas ini berusaha mengkaji dan merefleksikan secara mendalam beberapa aspek dalam kegiatan belajar mengajar, yaitu partisipasi siswa,  interaksi guru-siswa, interaksi antar siswa, dan kemampuan siswa dalam mengalikan bilangan pecahan. .
Direncanakan berlangsung 2 siklus; tiap siklus melalui tahap: perencanaan—tindakan—observasi—refleksi, rencana tindakan yang akan dilakukan melalui dua siklus. Adapun langkah – langkah Penelitian adalah sebagai berikut :

1.1 Proses Tindakan Siklus I
1.1.1     Perencanaan
Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan tujuan penelitian. Beberapa perangkat  yang disiapkan adalah :
·                                 RPP
·                                 Lembar Kegiatan Siswa
·                                 Instrumen penilaian
1.1.2     Tindakan
Langkah STAD
Siklus I:
1.    Siswa diberi penjelasan tentang konsep perkalian bilangan pecah dan …..
2.    Siswa dibagi ke dalam kelompok
3.    Peneliti memulai dengan kegiatan fase awal dimana peneliti  
4.    memberikan masalah yang berhubungan dengen konsep perkalian
5.    Guru menjelaskan kedudukan konsep yang akan dipelajari dengan  konsep perkalian bilangan pecah pengetahuan awal yang telah dibuat  siswa.
6.    Menugaskan siswa melakukan kegiatan eksplorasi
7.    Peneliti melakukan observasi & mmbimbing kegiatan kelompok
8.    Presentasi kelompok dan …………………….
9.    Diskusi kelas yg dipandu oleh guru untuk membahas
10. Elaborasi: menugaskan siswa untuk  ……………..
11. Melakukan evaluasi pelaksanaan, meliputi …….
1.1.3     Observasi.
Selama tahap pelaksanaan, peneliti melakukan obeservasi terhadap kegiatan siswa pada masing – masing fase, yaitu kegiatan awal, akhir dan penutup

1.1.4     Refleksi
Analisis hasil observasi mengenai: a. Keaktifan siswa melakukan …;  b. Hasil kegiatan klp ……… c.  ……...
Hasil yang diperoleh dan permasalahan yang muncul pada pelaksanaan tindakan dipakai sebagai dasar untuk perencanaan siklus berikutnya.
Analisis beberapa kekurangan/kelemahan proses pelaksanaan

1.2 Proses Tindakan Siklus II
1.2.1     Perencanaan
1.2.2     Tindakan
1.2.3     Observasi
1.2.4     Refleksi

2.    Subyek Penelitian, Tempat, Waktu Penelitian, dan alasan pemilihan waktu.
2.1 Subyek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber Tahun Ajaran 2011 – 2012
2.2 Materi Pokok yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah  Standar Kompetensi  5. Bilangan ( Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah ) KD5.4 Melakukan operasi hitung yang melibatkan berbagai bentuk pecahan.
2.3 Teknik yang dipakai Students Teams Achievement Division (STAD)

3.    Variabel Penelitian
3.1 Variabel Tindakan
Penelitian ini menggunakan variabel tindakan Penggunakan STAD sebagi teknik pembelajaran di dalam kelas
3.2 Variabel Dampak
Penelitian ini menggunakan variabel dampak Meningkatnya kemampuan siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalibeber Tahun ajaran 2012 – 2013 dalam mengalikan bilangan pecahan


4.    Instrumen Penelitian
4.1 Intrumen Tes
4.1.1     Instrumen Pra Tet
Tes untuk memperoleh data kemampuan siswa sebelum dilakukan tindakan.
4.1.2     Instrumen Post Tes
Tes untuk memperoleh data kemampuan menghitung siswa berdasarkan tahapan kemajuan belajarnya yang sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan. Posttes dilakukan setiap akhir siklus
4.2 Instrumen Nontes
1.    Observasi
Observasi dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan peneliti dari berbagai segi
2.    Studi dokumentasi
Dokumentasi dipergunakan untuk mendapatkan data situasi dari subjek yang diteliti

5.    Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data menggunakan (1) tes untuk memperoleh data kemampuan menghitung siswa berdasarkan tahapan kemajuan belajarnya yang sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan, (2) Observasi dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan peneliti dari berbagai segi, dan (3) dokumentasi dipergunakan untuk mendapatkan data situasi dari subjek yang diteliti

6.    Teknik Analisis
Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data , sajian data dan penarikan simpulan atau verifikasi.  

7.    Indikator Kinerja
Indikator kinerja dari penelitian yang peneliti lakukan ; 1) terdapat peningkatan Kemampuan Mengalikan  Pecahan dengan Model Kooperatif STAD pada Kelas VI SD Negeri I Kalibeber Tahun Pelajaran 2012/2012,  2) kemampuan menghitung hasil perkalian bilangan pecah siswa kelas VI SD Negeri I Kalibeber meningkat di mulai dari pada pra tindakan,  siklus I dan siklus II.

Aspek
Persiklus
Indikator
Mengalikan bilangan pecahan berpenyebut  sama
1 dan 2
KKM siswa tercapai
Mengalikan biklangan pecahan berpenyebut tidak sama
1 dan 2
KKM siswa tercapai
Mengalikan bilangan pecahan dengan soal cerita
1 dan 2
KKM siswa tercapai
Mengalikan pecahan campuran dengan operasi hitung lainnya
1 dan 2
KKM siswa tercapai

8.    Jadual Penelitian

No
Uraian Kegiatan
Agustus
September
Mg 1
Mg 2
Mg 3
Mg 4
Mg 1
Mg 2
Mg 3
1
Menyusun Proposal PTK
V
V





2
Menyusun Instrumen Penelitian

V





3
Pelaksanaan Tindakan dan Pengambilan Data
a. Data awal
b. Siklus I
c. Siklus II


V
V
V


4
Analisis Data




V


5
Pembahasan hasil





V

6
Menyusun laporan hasil penelitian





V
V


DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar